Pebisnis Focus di Bisnis, bukan di teknis.

Tenang, Kamu tetap bisa dapetin harga terbaik tanpa pusing – biar Jakarta Cargo yang urus semuanya.

Jasa Import Handling All In dari supplier sampai barang tiba, semua beres satu paket.

Pengiriman lancar, tepat waktu, dan tenang di setiap perjalanan.

Cepat sampai, aman di tangan, dan Anda tetap fokus pada bisnis.

Dari udara hingga laut – kami pastikan setiap kiriman berjalan dengan baik & lancar.

 

Air Freight

Barang Anda harus tiba cepat? Kirim lewat udara.
Dengan layanan Air Freight Handling All In, kiriman Anda tiba hanya dalam hitungan hari – bukan minggu.
Cepat, aman, dan dikawal penuh dari bandara asal hingga ke tangan Anda.

FCL

Bisnis Anda tumbuh? Pengiriman juga harus naik level!
Pakai FCL (Full Container Load) untuk kiriman besar agar lebih hemat biaya per unit, waktu tiba lebih cepat, dan keamanan maksimal.
Anda fokus ke omset, kami urus logistiknya.

LCL

Volume kecil hari ini, besar besok. Kami siap ikuti pertumbuhan bisnis Anda.
Mulai dengan LCL (Less than Container Load) – cara cerdas untuk menguji pasar tanpa beban biaya besar.

Mulai dari sparepart, alat rumah tangga, hingga fashion item, Anda bisa Hubungi tim kami untuk estimasi biaya importnya.

👜 Makeup & Aksesoris

🏠 Perabot rumah, dekorasi, alat dapur

📱 Gadget & Aksesoris Elektronik

📦 ATK & Aksesories

🚗 Kid Toys

📦 Garment & Textile

📦 Shoes & Aksesories

📦 Equipment Tools & Aksesories

🚗 Sparepart

📦 Machinery

Import Mudah

Dari supplier ke gudang Anda, semua diurus oleh tim kami — mulai dari konsolidasi barang, dokumen, hingga pengurusan dokumen. Aman, efisien, dan transparan setiap tahapnya.

📦 1. Barang Umum (General Cargo)

Barang non-berbahaya dan tidak membutuhkan izin khusus.
Cocok untuk pengiriman e-commerce, retail, atau bisnis grosir.
Contoh: Sparepart, Aksesoris, furniture, mainan, etc.


⚖️ 2. Barang Lartas (Larangan & Pembatasan)

Barang yang boleh diimpor, tetapi memerlukan izin instansi terkait seperti BPOM, Kemenkes, Karantina, atau Kemenperin.
Contoh: obat, makanan, kosmetik, alat medis, bahan kimia, benih tanaman.


🧯 3. Barang Berbahaya (Dangerous Goods / DG)

Barang dengan risiko tinggi seperti mudah terbakar, korosif, atau beracun.
Contoh: baterai lithium, parfum, cat, gas, pelarut kimia.


💎 4. Barang Khusus (Special Cargo)

Barang bernilai tinggi atau sensitif terhadap waktu & suhu.
Contoh: emas, jam tangan mewah, makanan segar, vaksin, alat berat.


🏗️ 5. Barang Proyek (Project Cargo)

Untuk pengiriman besar dan kompleks seperti proyek industri, pabrik, atau infrastruktur.
Contoh: turbin, generator, mesin besar, komponen konstruksi.

⚠️ Catatan penting

  • Hanya karena barang disebut “general cargo” dalam logistik umum tidak berarti bahwa klasifikasi bea cukai otomatis memanggil kategori itu dengan definisi resmi yang sama, atau bahwa barang-barang tersebut bebas dari regulasi (misalnya regulasi import, izin, tarif, kepabeanan tetap berlaku).

  • Untuk kepabeanan, yang penting adalah kode HS barang, klasifikasi tarif, regulasi izin/sertifikasi (misalnya barang elektronik, tekstil, furnitur) — bukan semata-kategori “general cargo”.

  • Cek HS codes barang Anda serta cek regulasi impor/ekspor untuk barang tersebut (apakah ada izin khusus, regulasi bahan berbahaya, regulasi tekstil/garment, dll).

  • Konsultasikan dengan Kantor Bea & Cukai atau konsultan kepabeanan yang memahami kategori barang dan regulasi lokal agar Anda dapat memastikan bahwa barang Anda masuk dalam kategori yang benar dan memahami kewajiban bea cukai yang berlaku.

Yuk, mulai bareng Jakarta Cargo!

#import mudah

Yuk, mulai bareng Jakarta Cargo!

Jasa Import Handling All In dari supplier sampai barang tiba, semua beres satu paket.

© 2025 All Rights Reserved.